About

MTs Al Isthakhariyyah Pamalayan

MTs Al Isthakhariyyah

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

MTs Al Isthakhariyyah Hiking Rally

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Pelantikan OSIS

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Upacara Pramuka

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Perpisahan

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Tampilkan postingan dengan label Ciamis Manis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ciamis Manis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Mamfaat Rebung ( Iwung ) Untuk Kesehatan

Rebung Bambu Kuning Atasi Liver Dan Hepatitis




Rebung merupakan tunas bambu yang baru tumbuh. Rebung banyak digunakan oleh masyarakat pulau Jawa sebagai bahan baku membuat sayur bung maupun bahan isian lumpia khas semarang. Namun tak semua orang menyukai bahan ini disebabkan aroma pesing yang keluar dari tunas bambu ini saat diolah.
Rebung yang biasa digunakan sebagai bahan sayuran biasanya diambil dari jenis bambu petung. Jenis bambu ini perkembangbiakannya sangat cepat tidak seperti bambu kuning. Selain besar, tunas bambu petung rasanya juga lebih manis, berbeda dengan tunas bambu kuning yang terasa jetar dan agak pahit, itulah salah satu alasan mengapa rebung bambu kuning tidak digunakan sebagai bahan sayuran. Namun jangan salah, bukan berarti rebung bambu kuning tidak memiliki manfaat, justru rebung bambu kuning merupakan salah satu bahan yang banyak dicari namun sulit.
Rebung bambu kuning atau Bambusa vulgaris memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, sebab dalam rebung bambu kuning menurut hasil penelitian memiliki kandungan iavonoida, saponin, dan senyawa Hidroksi bemsaldehid. Rebung bambu kuning banyak digunakan oleh para pasien hepatitis untuk menyembuhkan dan mempercepat proses penyembuhan. Caranya sangat mudah:
Bahan :
  • 1 buah rebung bambu kuning
  • 100 gr gula batu
  • 1 liter air
Cara membuat ramuan
  1. Kupas kulit luar rebung bambu kuning, kemudian cuci hingga bersih
  2. Iris-iris bambu kuning sesuai selera, kemudian rebus bersama 1 liter air sampai air hanya tinggal 500 ml
  3. Tambahkan gula batu dan aduk sampai gula larut
  4. Minumkan setiap pagi dan sore pada pasien hepatitis maupun liver
Selamat mencoba

Senin, 20 Oktober 2014

sang kyayi


Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, KH Irfan Hielmy , Selasa(18/5) pukul 6.10 WIB meninggal dunia dalam usia 79 tahun, karena sakit. Almarhum yang merupakan kyai kharismatik meninggal dengan tenang di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Dewasari, Kec. Cijeungjing, Kab. Ciamis.

Almarhum meninggalkan istri Hj. Siti Masitoh. Selain itu juga meninggalkan enam anak, yaitu Hj Eulis FJN, H Fadlil Munawar Mansyur, Hj Ani Hafni, Hj. Ema Kania dan H Dasep Fadlil YM. Termasuk meninggalkan 17 cucu dan 3 cicit.

Ribuan warga pesantren yang berbaur dengan masyarakat ikut mengantar ke peristirahatan terakhir KH Irfan di makam keluarga yang ada di kompleks PP Darussalam seperti dilansir oleh harian pikiran rakyat.

Tampak hadir melayat Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Ciamis Engkon Komara, serta sejumlah pimpinan podok pesantren di antaranya pengasuh PP Ar Risalah KH Asep Saeful Millah, KH Syarif Hidayat, KH Maksum dan lainnya.

Sebelum dikemumikan, jenazah almarhum disemayamkan di Masjid Rabian Adawiyah yang juga masih dalam satu kompleks dengan pesantren. Menurut keluarga, almarhum sudah klama mengidap sakit liver, bahkan beberapa kali juga sempat harus dirawat di rumah sakit.

Meninggalnya almarhum, menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi masyarakat Ciamis tetapi juga Jawa Barat.

KH Irfan, lanjutnya juga dapat dijadikan sebagai tokoh pautan dan menjadi teladan bagi yang masih hidup. Selama ini almarhum terlihat sederhana, dan yang lebih mengagumkan lagi adalah semangat untuk terus belajar, bahkan sampai akhir hayatnya juga terus mengajarkan ilmu keagamaan

CIAMIS MANIS PSGC

Apabila prestasi PSGC Ciamis terus bersinar hingga berhasil promosi ke Kompetisi Indonesia Super Liga (ISL), tentunya akan membawa harum nama Kabupaten Ciamis di tingkat nasional.
Hal itu dikatakan Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin,  di Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (09/10/2014).
“ Klub sepakbola juga bisa mengangkat nama dan reputasi daerahnya di masyarakat nasional. Makanya, trend positif PSGC yang terus menanjak ini, harus terus dijaga dan didukung oleh masyarakat Ciamis,” ujarnya.
Sebelumnya, Iing berencana akan mengundang seluruh stokholder Ciamis, yang diantaranya tokoh masyarakat, penggiat olahraga, pengusaha, politisi, LSM dan para wartawan untuk membicarakan nasib PSGC ke depan.
“Saya akan meminta peran masing-masing stokholder di Ciamis ini dalam mendukung prestasi PSGC. Peran masing-masing stokholder tentunya berbeda, dan akan disesuikan dengan kapasitasnya masing-masing,” ujarnya, saat dihubungi HR, di Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (09/10/2014).
Iing mengatakan, acara mengumpulkan para stokholder di Ciamis ini akan digelar usai PSGC selesai menjalani pertandingan babak 8 besar. “Pertandingan terakhir PSGC tanggal 26 Oktober melawan Persiwa Wamena. Nah, setelah selesai pertandingan itu, acara tersebut akan saya jadwalkan,” ujarnya.
Iing menambahkan, meski PSGC akhirnya gagal di babak 8 besar Divisi Utama, namun pertemuan itu akan tetap digelar. “ Bisa berkompetisi di Divisi Utama pun sudah luar biasa. Kalau seandainya sekarang gagal promosi ke ISL, mari kita bersama-sama bersatu mendorong PSGC agar musim depan bisa promosi ke kompetisi ISL,” pungkasnya