About

MTs Al Isthakhariyyah Pamalayan

MTs Al Isthakhariyyah

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

MTs Al Isthakhariyyah Hiking Rally

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Pelantikan OSIS

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Upacara Pramuka

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Perpisahan

MTs Al Isthakhariyyah - Lembaga Pendidikan Islam Terbaik.

Tampilkan postingan dengan label INFORMASI DUNIA PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI DUNIA PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2015

Berita Lengkap Ujian Nasional 2015

jian Nasional UN tingkat SMA/SMK 13 April-15 April 2015 dan tingkat SMP sederajat tanggal tanggal 4 - 7 Mei 2015 telah ditetapkan oleh pemerintah dan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan pada periode tahun ajaran dan kalender pendidikan 2014-2015 ini.

Jadwal pelaksanaan unas tingkat SMP SMA sederajat tahun 2015 ini telah tercantum dan juga tertuang dalam prosedur operasional standar (POS) yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) seperti pemberitaan yang dimuat di jpnn.com dengan judul pemberitaan Unas SMA/SMK 13 April 2015.

Berikut informasi update terbaru terkait dengan kriteria kelulusan ujian nasional SMP dan jadwal serta pengumuman hasil UN SMP tahun 2015 yang diumumkan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan baca di informasi ini : Jadwal Ujian Nasional Dan Pengumuman Kelulusan UN SMP 2015.

Seluruh peserta didik tingkat terakhir yakni kelas 9 SMP/MTs maupun tingkat 12 SMA/MA/SMK yang pada tahun 2015 akan melaksanakan ujian terakhir tingkat nasional yakni Unas (Ujian Nasional).

Berikut informasi mengenai jadwal pelaksanaan Unas tahun 2015 untuk tingkat jenjang pendidikan dasar (SMP/MTs) dan jenjang pendidikan menengah (SMA/MA/SMK).


Jadwal Ujian Nasional Unas SMP SMA 2015

Ujian Nasional Tahun 2015


Nizam selaku Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa materi kisi-kisi-kisi soal ujian nasional 2015 Untuk jenjang SMA bahwa mata pelajaran (unas) yang di-unas-kan tetap enam mapel di masing-masing jurusan.

Unas tetap seperti tahun lalu, berlangsung selama tiga hari (sampai 15 April). Sementara untuk jenjang SMP sederajat, unas rencananya diselenggarakan 27-30 April.

Terkait dengan gonjang-ganjing Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum 2006 KTSP, Nizam menjelaskan, masyarakat tidak perlu risau. Sebab semua siswa SD, SMP, SMA, dan SMK peserta unas, tidak ada satupun yang menjadi sasaran implementasi K-13.

Sehingga muatan materi ujian nasional 2015 adalah masih sama dengan unas 2014 atau periode sebelumnya.

Selain urusan tanggal penyelenggaraan unas, Nizam juga menjelaskan ada skema baru tender logistik ujian. Lelang logistik unas yang rencananya mulai 15 Januari ini dilaksanakan di tingkat provinsi. Tim panitia pengadaan bahan logistik unas juga sudah dibentuk. Isinya adalah perwakilan dari provinsi-provinsi.

"Jadi Provinsi dapat melakukan pelelangan bahan unas secara sendiri-sendiri. Atau juga gabungan dari beberapa provinsi," katanya. Kemudian perusahaan percetakan yang berminat ikut lelang, boleh melamar di lebih dari satu provinsi. Asalkan disesuaikan dengan kapasitas produksinya.

Meskipun lelang dilaksanakan di tingkat provinsi, pengumuman pendaftaran lelang dibuka secara serentak. Nizam menyebutkan, masa lelang ini diperkirakan berjalan selama satu bulan.

Dan mengenai hal terkait dengan kriteria kelulusan unas 2015, Nizam mengatakan harus menunggu peraturan resmi dari Mendikbud Anies Baswedan. Rencananya peraturan Mendikbud terkait pelaksanaan unas 2015 keluar Januari ini juga.

Sebagaimana diberitakan bahwa Anies Baswedan menegaskan bahwasannya Unas 2015 berbeda dengan unas-unas sebelumnya. Diantaranya adalah bahwa unas 2015 hanya dipakai untuk pemetaan.

Yakni pemetaan kompetensi siswa, sekolah, hingga pemerintah daerah. Dengan demikian, dominasi peran unas sebagai penentu kelulusan siswa rencananya mulai dikurangi.

Kisi-Kisi Soal Materi Ujian Nasional UN SMP MTS SMA MA Tahun 2015

Kisi-Kisi Soal Materi Ujian Nasional UN SMP/MTS SMA/MA 2015


Seperti informasi yang dikutip dari website bsnp-indonesia.org/id bahwa di dalam rangka penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2014/2015 bahwa Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Indonesia menetapkan Kisi-Kisi Soal Ujian Nasional Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2015.

Kisi-Kisi Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK/KD) Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang terdiri atas Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras).

Dan juga Kisi-Kisi Ujian Nasional SMPLB - B Tunarungu, SMA/MA - A, D, dan E (Tunanetra, Tuna Daksa Ringan, dan Tuna Laras) dan SMALB - B Tunarungu, serta Program Paket B, Paket C, dan Program C Kejuruan tahun 2014-2015 ini.

Kisi-kisi soal Ujian Nasional 2015 ini adalah berdasarkan pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) No. 0027/P/BSNP/IX/2014 tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2014-2015.

Kisi-kisi UN 2015 disiapkan oleh pemerintah dan pembuat soal yang melibatkan pendidik dengan mekanisme yang ditetapkan oleh pemerintah. Sehubungan dengan telah di tetapkannya SK BSNP tentang Kisi-Kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014-2015.

Untuk download mengunduh Kisi-kisi UN tingkat SMA/MA 2015 Tahun Pelajaran 2014/2015 bisa langsung melalui link berikut ini : Klik Di Sini.

Kisi-kisi soal ujian nasional tahun 2014/2015 ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal UN 2015 jenjang Dikdas dan Dikmen untuk diujikan bagi peserta didik kelas 9 SMP (sederajat) dan kelas 12 SMA (sederajat) di tahun 2015 nantinya.

Kisi-kisi soal UN tahun pelajaran 2014/2015 disusun berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) pada Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Download Kisi-kisi soal UN Tahun Pelajaran 2014/2015 selengkapnya di link website bsnp-indonesia.org/id berikut ini : Kisi Kisi UN Tahun Pelajaran 2014-2015.

Pentinganya Pendidikan Sepanjang Hayat

Nusa Dua, Kemendikbud --- Tidak hanya pendidikan formal, Indonesia juga memberi perhatian pada pendidikan nonformal dan informal sebagai bagian untuk meningkatkan daya saing bangsa. Dalam kaitannya dengan pembelajaran sepanjang hayat, Indonesia memiliki sejumlah program kebijakan peningkatan kapasitas masyarakat. Salah satunya melalui program pendidikan keaksaraan yang dikemas dalam berbagai bentuk pelatihan keterampilan kewirausahaan.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, Informal (PAUDNI), Ella Yulaelawati mengatakan, bentuk perhatian pemerintah Indonesia terhadap pentingnya tingkat melek huruf warga negaranya diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara. “Anggaran yang dikucurkan untuk kebijakan ini cukup besar. Setelah beberapa tahun pelaksanaannya, program ini kemudian menjadi gerakan bersama masyarakat,” tuturnya.    
Ella menyampaikan hal tersebut dalam paparannya berjudul “Literasi untuk Kecakapan Hidup dan Kewirausahaan” pada forum Asia Europe Meeting (ASEM) for Lifelong Learning 2015, Selasa (11/3) di Nusa Dua, Bali. Program pendidikan keaksaraan yang dilakukan pemerintah itu banyak berkontribusi di antaranya untuk pemberantasan kemiskinan, peningkatan penghasilan masyarakat, kemampuan kewirausahaan, dan penguatan peran perempuan.
Dalam perjalanannya, kurikulum program literasi yang dilakukan pemerintah Indonesia, tidak hanya pada keaksaraan fungsional, tetapi berkembang dalam tahapan, dimulai dari keaksaraan dasar hingga keaksaraan usaha mandiri. Pada keaksaraan dasar, masyarakat dikenalkan pada tiga kemampuan aksara dasar, yaitu baca, tulis, hitung (calistung).
Setelah masyarakat mengenal aksara dasar yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Melek Aksara (Sukma), mereka masuk pada program usaha mandiri yang dilakukan secara berkelompok. “Dengan keaksaraan usaha mandiri, kemampuan aksara mereka terus digunakan, tidak ditinggalkan begitu saja setelah mereka mengenal keaksaraan dasar,” tambah Ella.  
Dengan kemampuan aksara dan keterampilan kewirausahaan yang dimiliki, masyarakat kemudian dapat meningkatkan kapasitas hidupnya. Pemerintah mengenalkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dikelola bersama masyarakat untuk memfasilitasi warga di sekitarnya mengembangkan keterampilan, tanpa meninggalkan kemampuan aksara dasar. (Ratih Anbarini)

Pemindaian LJUN 2015

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudyaaan terus mematangkan persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2015. 48 koordinator pemindaian Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) tahun 2015 disiapkan, tersebar di 34 provinsi. Pemindaian melibatkan perguruan tinggi negeri yang berada di masing-masing provinsi.

Di pulau Sumatera akan ada 10 lokasi pemindaian. Provinsi Sumatera Utara satu-satunya provinsi di pulau Sumatera yang akan memiliki 2 lokasi pemindaian. Sedangkan provinsi-provinsi lainnya masing-masing memiliki 1 lokasi pemindaian.
Proses pemindaian di pulau Jawa akan dilakukan di 18 lokasi di enam provinsi. Di provinsi Banten, pemindaian akan dilakukan di dua lokasi. Sedangkan di provinsi Jawa Barat, provinsi Jawa Tengah, dan provinsi Jawa Timur masing-masing akan dilakukan di empat lokasi.  Selanjutnya di provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta  proses pemindaian akan dilakukan masing-masing di dua lokasi.

Di lima provinsi yang berada di Pulau Kalimantan, yaitu provinsi Kalimantan Barat, provinsi Kalimantan Tengah, dan provinsi Kalimantan Selatan, proses pemindaian akan dilakukan di satu lokasi di perguruan tinggi negeri masing-masing provinsi tersebut. Sedangkan di 2 provinsi lainnya yakni Kalimantan Timur  dan Kalimantan Utara,  proses pemindaian akan dilakukan di satu lokasi perguruan tinggi negeri yang sama.

Proses pemindaian di Pulau Bali akan dilakukan di satu lokasi perguruan tinggi negeri provinsi Bali. Di provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, proses pemindaian LJUN juga akan ditempatkan di satu lokasi di perguruan tinggi negeri di masing-masing provinsi tersebut. Hal sama juga terdapat di provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Di provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah, proses pemindaian akan dilakukan di satu lokasi di masing-masing perguruan tinggi negeri masing-masing provinsi tersebut. Sedangkan di provinsi Sulawesi Selatan, proses pemindaian akan dilakukan di dua lokasi di perguruan tinggi negeri yang berada di provinsi tersebut. Di 2 provinsi di Pulau Papua, yakni dari provinsi Papua dan provinsi Papua Barat, proses pemindaian LJUN akan dilakukan di satu lokasi perguruan tinggi negeri dari masing-masing provinsi tersebut. (Seno Hartono)

Senin, 09 Maret 2015

Berita Terkini Pendidikan Indonesia

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan menyelenggarakan Pekan Nasional Cinta Sejarah dan Budaya di Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada 5-9 Agustus 2015 ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat karakter dan jati diri bangsa di masa kini dan masa yang akan datang.
Ada dua lomba yang diselenggarakan dalam acara tersebut, yaitu lomba karya tulis sejarah dan lomba resensi buku sejarah. Lomba karya tulis sejarah mengusung tema “Nasionalisme dan Kebangsaan” Dulu, Kini, dan Akan Datang”. Lomba dapat diikuti oleh mahasiswa dan terbuka untuk semua jurusan. Ada dua topik tulisan yang dapat dipilih untuk lomba karya tulis ini. Pertama, Nasionalisme: Patriotisme, Cinta Tanah Air, Rela Berkorban untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kedua, Kebangsaan: Kemajemukan dalam Persatuan KeIndonesiaan.
Untuk lomba resensi buku sejarah, juga ditujukan kepada mahasiswa dari semua jurusan. Lomba ini digelar untuk meningkatkan kemampuan peserta berpikir kritis terhadap hasil penulisan sejarah. Melalui lomba ini pula, peserta akan meningkatkan kemampuannya dalam memahami nilai-nilai sejarah untuk merawat ingatan dan hikmah sejarah dalam memperkokoh NKRI
Panitia telah menetapkan buku sejarah yang dapat diresensi. Ada dua kategori yang dilombakan, yaitu wajib dan pilihan. Untuk buku wajib, peserta harus meresensi buku dengan judul Indonesia towards Democracy (Penulis Prof. Dr.Taufik Abdullah, Penerbit: Institute of Southeast Asian Studies, Singapore, 2009).
Dan untuk buku pilihan, peserta bisa memilih satu dari tiga buku ini. Pertama, Nusantara: Sejarah Indonesia (Penulis Bernard H. M. Vlekke, terjemahan dalam bahasa Indonesia, Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, 2008). Kedua, Revolusi dan Nasionalisme (Penulis George Mc Turnan Kahin, Kahin, terjemahan dalam Bahasa Indonesia, penerbit: Komunitas Bambu,....). Dan ketiga, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Akar Pembaruan Islam Indonesia (Penulis: Azyumardi Azra, terjemahan dalam bahasa Indonesia, Penerbit: Prenada Media, 2005).
Bagi pemenang lomba, panitia menyiapkan hadiah dan uang pembinaan. Untuk lomba karya tulis sejarah, pemenang terbaik akan memperoleh hadiah Rp2.000.000 sampai dengan Rp7.000.000. Dan untuk lomba resensi buku sejarah, panitia menyiapkan hadiah mulai dari Rp1.500.000 sampai dengan Rp4.000.000.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2015/03/bahan-poste...

Selasa, 03 Maret 2015

Miris Kondisi Guru di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Pemerhati Pendidikan, Abduh Zen mengatakan, guru-guru di Indonesia sedang menghadapi permasalahan. Hal itu terkait dengan penghentian sementara Kurikulum 2013.

"Guru kita dalam masalah, dan sekarang kondisi guru di Indonesia tidak baik," ujar Zen dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu (13/12/2014).

Menurut Zen, di hasil Uji Kompetensi Awal (UKA) dan Uji Kompetensi Guru (UKG) para guru di bawah rata-rata. Karena itu dia menyebut, kondisi ini memprihatinkan. "Coba Anda bayangkan akan sukar jika guru kita dalam kondisi seperti ini," lanjut Zen.

Guna mengubah kondisi ini, Zen mengimbau agar pemerintah melakukan pembaruan. Antara lain dengan memberikan pelatihan kepada para guru yakni pelatihan yang benar-benar efektif untuk menghadapi situasi-situasi tak terduga, seperti penghentian sementara Kurikulum 2013.

Zen mengungkapkan, masalah lain yang dihadapi para guru Indonesia yakni soal motivasi yang tidak benar-benar menyentuh ke dalam diri mereka.

"Motivasi tidak menyentuh aspek batin guru. Ini mesti disuntikan virus motivasi ke dalam guru-guru kita, sehingga mereka menyempurnakan profesinya," ujar Zen

Pendapat Wakil Presiden Tentang Pendidikan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla atau JK menuturkan pendidikan baru dibilang berhasil kalau bisa diterapkan langsung di lapangan atau dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan JK saat menerima pengajar muda dari Indonesia Mengajar di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (19/12/2014).

"Kemarin waktu Menteri Pendidikan (Anies Baswedan) uraikan kultur baru yang agak rumit, saya bergurau sama Pak Jokowi (Joko Widodo). Saya bilang kita kan sekolah yang sederhana saja bisa jadi begini. Jadi sebenarnya pada akhirnya semua pendidikan itu uji pokoknya adalah di lapangan," kata JK.

Dalam kesempatan ini pula, JK menyinggung Susi Pudjiastuti yang ‎hanya lulusan SMP tapi bisa menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan di pemerintahan saat ini. Ia melihat apa yang didapat Susi selama bersekolah langsung bisa diimplementasikan di kehidupan sehari.

"Saya ingin gambarkan menteri yang paling populer sekarang di kabinet, yang tamatan SMP bukan yang Phd," ujar JK.

JK juga menyampaikan anak-anak di desa lebih memiliki niat belajar dibanding anak yang tinggal di kota. Karena itu, 20% APBN dialokasikan pada pendidikan, agar pendidikan bisa menjangkau anak-anak di desa.

"Saya selalu katakan, anak desa sendiri fighting spirit-nya lebih hebat untuk belajar dari pada anak Jakarta. Cucu saya pergi ke sekolah jam 10, diantar mobil, AC, makan bawa bekal, dijemput. Coba anak desa jalan kaki 10 kilo untuk pergi sekolah. Spirit itu lebih hebat anak desa itu. Jadi Anda tinggal berikan sentuhan," tegas JK.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus pendiri Indonesia Mengajar, Anies Baswedan yang hadir dalam pertemuan tersebut juga menambahkan pentingnya minat membaca ditingkatkan. Minat membaca harus dimulai oleh para orangtua dan guru.

"Itu gurunya, gurunya harus punya minat baca. Orangtuanya harus punya minat baca. Lalu anak-anaknya diajak punya minat baca," ungkap Anies.

Selain itu, Menteri Anies mendukung diterapkan jam baca di tiap wilayah di Indonesia. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya menghabiskan malam hari dengan menonton televisi saja.

"Lalu bagi masyarakat di komunitas yang memiliki RT/RW, buatlah jam belajar, jam membaca. Jadi jangan hanya nonton TV tapi jam baca digalakkan. Kalau RT/RW bersemangat mengemban itu insya Allah yang lain-lain akan bersemangat," tandas Menteri Pendidikan.

Sabtu, 28 Februari 2015

Cara Gila Mendapatkan Peserta Didik


Ilustrasi/Admin (Shutterstock)
Mutiara terpendam di dasar laut pun akan dicari karena memiliki nilai yang teramat mahal. Meskipun harus mengeluarkan pengorbanan yang tidak sedikit, tak sedikit orang berduyun-duyun mencarinya. Kelak pengorbanan itu akan terbayar lunas manakala mutiara itu ditemukan. Senyum mengembang menjadi pertanda kepuasan. Dan itu pula yang harusnya dilakukan kebanyakan orang tua dan murid saat ini. Lalu, apa hubungannya?
Di dunia pendidikan, saya menganalogikan mutiara adalah sekolah unggulan. Disebut sekolah unggulan karena memiliki beragam pembeda dibandingkan sekolah-sekolah keumuman. Nilai unggul itu dapat didasarkan prestasi akademik dan nonakademik. Prestasi akademik dapat ditunjukkan melalui out put atau lulusan. Prestasi lulusan tergambar pada keberhasilan pencapaian alumni ke sekolah atau lapangan kerja favorit. Kualitas nonakademik tergambar pada beragam fasilitas yang dimiliki, seperti tenaga pengajar, ruang kelas, laboratorium dan lain-lain. Jika kedua komponen tersebut terpenuhi, tak salahlah jika sekolah tersebut layak mendapat predikat sekolah unggulan.
Namun, kini sekolah unggulan tak lagi menjadi pilihan. Setidak-tidaknya itu tergambar di daerahku. Orang tua dan siswa mulai kurang tertarik kepada sekolah unggulan. Ada pergeseran pemikiran tentang pola pikir atas makna sekolah. Terlebih, beberapa sekolah terindikasi bermain “gila-gilaan” untuk mencari siswa. Maka, beginilah jadinya. Lalu, apa indikasi bermain gila-gilaan itu?
Mencuri Start
Jauh sebelum dilaksanakannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sekolah-sekolah tertentu sudah mulai mencuri start untuk mendapatkan calon siswa. Beragam kampanye dilakukan, seperti kunjungan ke sekolah-sekolah target, penyebaran brosur, pemasangan baliho dan lain-lain. Tak ayal kondisi itu sering menyebabkan keretakan hubungan antarsekolah sejenjang. Dan ketidakharmonisan ini menular kepada hubungan antarguru dan antarmurid.
Pemberian Hadiah
Kebetulan saya masih menyimpan beberapa brosur. Ada beberapa sekolah yang memberikan beberapa hadiah sebagai iming-iming kepada calon siswa agar tertarik mendaftarkan diri ke sekolah tersebut. Hadiah itu beragam bentuknya, seperti tas, sepatu, buku, uang, sepeda, jemputan dan lain-lain. Saya tak habis pikir, bagaimana sekolah itu mendapatkan duit begitu banyak sedangkan dana BOS berjumlah terbatas? Usut diusut, ternyata uang-uang itu berasal dari iuran guru bersertifikat agar para guru mendapatkan jumlah jam mengajar sebagai persyaratan mendapatkan tunjangan profesi, yakni 24 jam per minggu.
Melibatkan Makelar
Saya menyebut makelar karena ia bekerja berdasarkan prinsip-prinsip makelar, yaitu mencari barang dagangan untuk mendapatkan upah. Makelar-makelar siswa ini bekerja merayu para murid, guru, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat umum agar sekolahnya dijadikan pilihan utama. Agar para makelar itu bekerja sungguh-sungguh, sekolah-sekolah itu memberikan upah. Ada sekolah yang memberikan upah Rp10.000, Rp50.000, bahkan Rp100.000 per calon siswa baru. Indikasi keberhasilan calon siswa itu adalah didapatkannya akta kelahiran calon siswa karena syarat utama calon siswa setelah lulus adalah menyerahkan akta kelahiran asli kepada sekolah tujuan.
Di sinilah terjadi korban sekolah-sekolah unggulan. Banyak sekolah unggulan tercecer karena kalah bersaing dengan sekolah biasa. Terkhusus sekolah negeri, kepala sekolah dan para guru dibuat geleng-geleng kepala dengan segala kondisi tersebut. Hal ini disebabkan peraturan sekolah negeri yang tidak boleh menggunakan peraturan-peraturan sendiri. Untuk segala bentuk pengelolaan sekolah, sekolah negeri sangat dibatasi beragam peraturan. Semua pelaksanaan PPDB harus berdasarkan petunjuk dinas. Dan kondisi itu berakibat terjadinya kekurangan murid di sekolah-sekolah negeri. Meskipun memiliki beragam fasilitas di atas, sekolah negeri kalah bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Saya menyebut kekalahan itu akibat permainan “gila” dalam mencari siswa.

puisi perpisahan


Kami tahu………..ini sangat pedih,dan Kami tahu …………ini sangatlah berat
Namun…………..kami tahu ,Ketika ada pertemuan,pasti ‘kan sampai pada….. perpisahan
Kakak…………..
Masih ingatkah ………? semua yang pernah kalian alami?
Di sini……..di sekolah ini,Madrasah yang membina kita
Yang mewujudkan cita dan asa kita…..
Bercanda………….dekat tangga sekolah
Belajar……………..dibawah jendela kelas
Berlari……………..ketika melewati ruang guru
Bersembunyi…….ketika guru BP melewati kelasmu
Bersorak………….. ketika bel pulang,lalu bersama pulang sekolah
Oh………………….semua itu terasa indah kini………..
Kakak………..
Masih ingatkah….. ?semua perilaku yang disuguhkan untuk gurumu?
Ketika dengan tulus guru membimbing…..tetapi,kalian terlena dengan canda
Ketika dengan ikhlas guru mengasuh…..tetapi,kalian berperilaku tak santun
Ketika dengan lembut guru menegur ……tetapi,kalian jawab dengan ledekan
Ketika dengan sabar guru menasehati…..tetapi,kalian………tetap tak hiraukan!
Oh……………….semua terasa sesal di dada kini……..
Tahukah Engkau wahai kakak kelasku…..
Ketika mereka sulit memejamkan mata
Hanya ‘tuk mengharap kelulusan kakak…..
Ketika mereka terjaga ditengah malam
Hanya ‘tuk berdo’a…. demi keberhasilan kakak….
Kalimat yang dirangkai,do’a yang dipanjatkan
Semua demi kebaikanmu
Semua demi keberhasilanmu
Semua untuk menghantarkan kakak……
Agar meraih cita dan martabat yang tinggi
Agar kelak menjadi orang yang berguna
Demi nusa bangsa dan agama
Tapi kini……perpisahan yang terjadi
Apa yang akan engkau sampaikan
Apa yang akan engkau berikan
Apa yang sudah engkau persembahkan
Sudahkah maaf, hadir dan lahir dari hatimu
Atas segala dosa dan kesalahan pada gurumu?
Belum sempat engkau maknai kata kata mereka
Belum sempat engkau pahami nasehat mereka
Bahkan belum cukup waktu ‘tuk membalas jasa mereka
Kini……. kita harus berpisah……..
Pertemuan kita disuatu hari,kini telah memberikan kenangan
Yang tak mungkin dapat dilupakan
Saat saat indah…..
Saat saat sulit…..
Saat saat menegangkan….berlalu sudah
Langkah langkah pasti kakimu…
Membuat kami semakin rela melepaskan
Teruskanlah menuntut ilmu
Gapailah cita cita yang tinggi
Agar kami dapat ikuti jejakmu …………agar kami bahagia karenamu
Agar guru kami bangga padamu

Kamis, 05 Februari 2015

Tips Meraih Beasiswa S2

Pernahkah Anda terpikir untuk bisa meraih beasiswa S2 di luar negeri? Apakah mimpi Anda tersebut terhambat oleh keadaan ekonomi keluarga? Saat ini sudah banyak lembaga - lembaga internasional yang menyediakan beasiswa untuk jenjang S2.

Meraih beasiswa S2 luar negeri setelah lulus S1? Mungkin bagi Anda hal itu tingkat kemustahilannya sangat tinggi. Tapi siapa sangka, yang biasanya harus menempuh 2 - 3 tahun, seorang alumni sebuah universitas ternama di UK bisa meraih beasiswa dalam 1 tahun! Ia juga membagi tips agar bisa meraih beasiswa S2 di luar negeri. Berikut tipsnya:

1. Pahami lima persyaratan beasiswa dan mulailah penuhi satu persatu

Setidaknya ada lima persyaratan pokok pada beasiswa S2 luar negeri yang harus terpenuhi. Kelima persyaratan tersebut biasanya tercantum saat mengisi formulir pendaftaran beasiswa. Persyaratan tersebut antara lain TOEFL, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, publikasi, dan rencana penelitian masa depan. Ketika Anda sudah tahu persyaratan yang Anda belum terpenuhi, segera mencari cara agar persyaratan tersebut bisa terpenuhi.

Persiapkan semua persyaratan dari jauh - jauh hari. Anda bisa persiapkan saat Anda masih menempuh S1. Anda bisa ikut berbagai organisasi di dalam maupun luar kampus. Anda juga dapat menawarkan diri menjadi pengajar di bimbingan belajar untuk menjadi pengalam kerja. Semua organisasi, seminar, pelatihan, dan kerja Anda catat di Curriculum Vitae (CV). Untuk publikasi, cobalah menulis karya - karya ilmiah dan artikel. Setiap lomba yang dimenangi serta artikel yang ditulis dapat Anda catat di CV. Untuk TOEFL, Anda dapat belajar saat semester akhir kuliah.

Ada hal penting yang perlu diperhatikan dalam memenuhi persyaratan beasiswa:

- Pertama, skor TOEFL harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh sponsor beasiswa. Bisa dibilang skor TOEFL merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi.

- Kedua, pengalaman kerja 2 - 3 tahun. Sebaiknya, dalam tahun yang sama, Anda bekerja lebih dari satu institusi sehingga pengalaman kerja Anda terkesan lebih banyak.

- Ketiga, organisasi yang disukai sponsor beasiswa luar negeri biasanya organisasi kemasyarakatan, berkaitan dengan isu pendidikan, hukum, kemiskinan, dan lingkungan.

- Keempat, publikasi bisa berupa atikel yang diterbitkan dalam Koran, buku, jurnal, dan media cetak lainnya. Prestasi di bidang menulis dan karya ilmiah akan sangat membantu memperkuat CV Anda.

- Kelima, kata kunci untuk topik tentang rencana penelitian masa depan adalah penelitian itu harus bisa bermanfaat untuk orang banyak, terutama untuk komunitas yang terkait di bidang Anda, bukan topik penelitian yang hanya berguna secara teoritis saja.

2. Kenali dan pahami beasiswa yang cocok untuk Anda

Ada begitu banyak beasiswa S2 luar negeri, dan masing-masing beasiswa tersebut memiliki ciri-ciri tertentu yang mereka cari. Anda bisa melihat pada egibility dan profil dari beasiswa tersebut. Tidak semua beasiswa cocok dengan latar belakang Anda. Untuk itu carilah informasi beasiswa sebanyak - banyaknya, jangan bergantung pada pendapat orang lain saja. Bila Anda ingin bertanya, terutama pada orang-orang yang sudah mendapatkan beasiswa S2 itu, berikanlah pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa Anda temui di website-website beasiswa, pertanyaan yang cerdas, karena sebenarnya semua informasi yang dibutuhkan seorang pelamar beasiswa sudah tersedia lengkap di website penyedia beasiswa tersebut.

3. Buat perencanaan dan persiapan yang baik

Tawaran beasiswa luar negeri selalu tersedia setiap tahunnya. Deadline pengiriman formulir pun terkandang sama setiap tahunnya. Untuk itu, Anda bisa membuat perencanaan beasiswa mana yang cocok dengan latar belakang Anda. Berhati-hatilah dalam mengisi formulir aplikasi beasiswa, jangan dianggap enteng atau mengisinya dengan terburu-buru. Anda harus menyediakan waktu sekitar 2 - 3 bulan untuk fokus mengisi formulir aplikasi beasiswa sembari melakukan rutinitas keseharian Anda yang lain. Anda bisa mengisi formulir dengan berdiskusi dengan dosen Anda saat di S1. Perlu diingat bahwa proses seleksi beasiswa S2 luar negeri umumnya memakan waktu selama 1 tahun. Oleh karena itu, persiapkan semuanya dengan baik. Sponsor beasiswa mencari orang-orang yang siap secara keseluruhan, bukanlah orang yang hanya pintar secara akademik.

4. Jaga hubungan baik dengan dosen dan atasan

Salah satu persyaratan umum untuk mendaftar beasiswa S2 luar negeri adalah mendapat surat rekomendasi dari dosen, teman kerja, atau atasan tempat kerja Anda. Untuk itu, jagalah komunikasi dan hubungan dengan mereka sebab kepada merekalah Anda akan meminta surat rekomendasi, terlebih dari mereka yang sudah bergelar Professor. Surat rekomendasi dari seorang bergelar Professor sangat kuat sekali.

5. Perbanyaklah ibadah

Ada banyak hal dalam hidup ini yang tidak bisa dipahami dengan akal pikiran semata, karena semuanya pekerjaan Tuhan. Perbanyaklah ibadah, berbakti pada orang tua, dan kebaikan - kebaikan lainnya. Jangan menunggu sampai proses seleksi sudah terjadi, tapi lakukanlah mulai dari sekarang. Proses seleksi beasiswa S2 sangat panjang dan melelahkan. Bila kita tidak bersandar sepenuhnya pada Tuhan, hasilnya bisa tidak sesuai harapan dan kita kehilangan hal yang diimpikan.

Semoga bermanfaat!

(Dikutip dari kompasiana.com)

Penghafal Alquran Tampan

Fatih, Penghafal Alquran Tampan Asal AmerikaFatih Seferagic (Facebook)
Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun dan mampu menghafal Alquran dalam tiga tahun. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.
Dream - Fatih Seferagic. Dialah penghafal Alquran muda dari Amerika Serikat. Nama pemuda berwajah rupawan ini sudah kondang ke berbagai negara. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.
Usia Fatih masih belia. Dia lahir di Jerman pada 1 Maret 1995. Saat berusia empat tahun, Fatih dan keluarganya pindah ke Amerika Serika. Mereka menetap di Houston, Texas.
Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun. Dia belajar di Islamic Society of Baltimore, Maryland, di bawah asuhan Syaikh Qari Zahid dan Qari Abid. Menempa diri selama tiga tahun, akhirnya Fatih berhasil menghafal seluruh ayat Alquran.
Sudah menghafal Alquran pada usia 12 tahun, tak membuat Fatih berpuas diri. Dia terus menuntut ilmu agama dengan menghafal hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Pada 2010, dia masuk ke Bayyinah Dream Program untuk belajar bahasa Arab.
Fatih, Penghafal Alquran Tampan Asal Amerika
Fatih Seferagic. Sumber foto: Facebook
Fatih tak hanya cemerlang dalam ilmu agama. Dalam kehidupan sosial pun dia aktif, termasuk ikut sejumlah organisasi. Dia menjadi ketua Remaja Masjid Shaykh Yasir Birjas di Dallas, Texas. Tak hanya itu, Fatih juga bergabung sebagai penulis dalam situs islam yang membahas permasalahan remaja, Muslim Youth Musing.
Sebagai remaja, Fatih juga memiliki akun di media sosial, seperti Facebook dan Twitter. Tahun lalu, pengikut Twitternya sudah puluhan ribu. Sementara, akun Facebooknya, per Jumat 8 Agustus 2014, sudah diikuti oleh 301.653 orang. Melalui akun media sosial itulah Fatih berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai penjuru dunia.
Kemampuan Fatih yang luar biasa dalam membaca dan menghafal Alquran sudah banyak diunggah ke laman Youtube. Video-video yang diunggah itu telah dilihat oleh ratusan ribu pengunjung laman berbagai video tersebut. (Ism, Dari berbagai sumber)

Jumat, 16 Januari 2015

TUJUAN DAN MISI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TERBAIK

TUJUAN:
Lulusan Ponpes Terpadu Al-Multazam diharapkan menjadi sosok generasi muda Muslim yang memiliki :
1. Aqidah yang bersih dan lurus serta berakhlak mulia.
2. Kemampuan untuk beribadah dengan benar dan dengan kesadaran.
3. Ilmu dan wawasan yang luas.
4. Sehat jasmani dan rohani.
5. Kemampuan berusaha dengan terampil dan mandiri.
6. Emotional Quotient (EQ) yang baik.
7. Bermanfaat bagi masyarakat.
8. Unggul dan berprestasi sehingga dapat melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi

MISI:
1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang profesional.
2. Menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar yang efektif dan efisien dengan pemanfaatan sumber daya alam yang ada.
3. Menciptakan budaya dan system pendidikan yang islami.
4. Menciptakan tenaga kependidikan yang berkualitas, haroki dan islami.
5. Mencetak ulama intelektual dan intelektual ulama.
6. Mengkader generasi dengan aqidah yang benar dan berakhlaqul karimah.

Rabu, 10 Desember 2014

CARA MENGHITUNG KKM MTs Terbaik Ciamis


        KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) adalah kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan. KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau forum KKG secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM.
        KKM berfungsi sebagai acuan bagi seorang guru untuk menilai kompetensi peserta didik sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) suatu mata pelajaran atau Standar Kompetensi (SK), sebagai acuan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti pembelajaran, sebagai target pencapaian penguasaan materi sesuai dengan SK/KD–nya, sebagai salah satu instrumen dalam melakukan evaluasi pembelajaran, dan sebagai “kontrak” pedagogik antara pendidik, peserta didik dan masyarakat (khususnya orang tua dan wali murid).
 Adapun langkah dan tahapan penetapan KKM antara lain:
1. Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik. Hasil penetapan KKM indikator berlanjut pada KD, SK hingga KKM mata pelajaran.
2. Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan patokan guru dalam melakukan penilaian
3. KKM yang ditetapkan disosialisaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas pendidikan.
4. KKM dicantumkan dalam laporan hasi belajar atau rapor pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang tua/wali peserta didik.
        Salah satu langkah awal bagi guru sebelum melaksanakan kegiatan awal pembelajaran adalah menentukan Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setiap mata pelajaran memiliki nilai KKM yang berbeda. Lebih jauh, dalam satu mata pelajaran terdapat nilai KKM yang berbeda pada tiap aspek. Dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), pendidik bias lebih leluasa dalam menentukan nilai KKM. Sebagai catatan bahwa nilai KKM yang ideal adalah 75.
        Langkah awal penentuan KKM yaitu menentukan estimasi KKM di awal tahun pembelajaran bagi mata pelajaran yang diajarkan. Penentuan estimasi ini didasarkan pada hasil tes Penerimaan Siswa Baru (PSB) bagi siswa baru, dan mendasarkan nilai KKM pada nilai yang dicapai siswa pada kelas sebelumnya.
        Penentuan KKM dapat pula ditentukan dengan menghitung tiga aspek utama dalam proses belajar mengajar siswa. Secara berurutan cara ini apat menentukan KKM Indikator – KKM Kompetensi Dasar (KD) – KKM Standart Kompetensi (SK) –  KKM Mata Pelajaran. Berikut ini langkah-langkah penghitungannya:
1. Kompleksitas
Kompleksitas merupakan tingkat kesulitan materi pada tiap indikator, kompetensi dasar maupun standart kompetensi. Semakin tinggi tingkat kompleksitas maka semakin kecil skor yang dipakai. Rentang nilai yang digunakan misalnya: jika kompleksitas tinggi rentang nilai yang digunakan (50-64), kompleksitas sedang (64-80), dan kompleksitas rendah (81-100)
2. Daya Dukung
Faktor ini lebih ditujukan pada ketersedian sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah dalam menunjang Kegiatan Belajar Siswa. Sekolah yang memiliki daya dukung tinggi maka skor yang digunakan juga tinggi. Pada aspek daya dukung rentang nilai yang digunakan sangat fleksibel sesuai dengan kondisi sekolah. Salah satu contohnya: jika daya dukung tinggi maka rentang nilai yang digunakan (81-100), daya dukung sedang (65-80), untuk daya dukung rendah (50-64).
3. Intake
Intaks merupakan tingkat kemampuan rata-rata siswa. Intaks bisa didasarkan pada hasil/nilai penerimaan siswa baru dan nilai yang dicapai siswa pada kelas sebelumnya (menentukan estimasi).  Contoh rentang nilai yang bisa digunakan: jika intake siswa tinggi maka rentang nilai yang digunakan (81-100), intake sedang (65-80), untuk intake rendah (50-64).
Lebih lengkap lagi perhatikan tabel di bawah ini:
Aspek yang dianalisis
Kriteria dan Skala Penilaian
Kompleksitas
Tinggi
< 65
Sedang
65-79
Rendah
80-100
Daya Dukung
Tinggi
80-100
Sedang
65-79
Rendah
<65
Intake siswa
Tinggi
80-100
Sedang
65-79
Rendah
<65
 MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI
1. Kompleks  :  –  Tinggi = 1                       
                        –  Sedang = 2
                        –  Rendah = 3
2. Daya dukung :  –  Tinggi =3
                            –  Sedang =2
                            –  Rendah =1
3. Intake :  –  Tinggi = 1
                 –  Sedang = 2
                 –  Rendah = 3
Jika indikator memiliki kriteria : kompleks rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang. Maka nilainya adalah : ( 3 + 3 + 2 ) / 9 x 100 = 88,89 dibulatkab menjadi 89.
Kompetensi Dasar dan Indikator
Keriteria Ketentuan Minimal
Kriteria Penetapan Ketuntasan
Nilai KKM
Kompleksitas
Daya dukung
Intake
1.1    Memahami konsep integral tak tentu.
1.1.1. Mampu mendefinisikan integral tentu dan integral tak tentu.
1.1.2.  Menghitung nilai integral tentu dan integral tak tentu
1.1.3.  Mampu mendefinisikan pengintegralan fungsi f(x) terhadap x dalam bentuk.

  2

3

2

  2

  2

 3

  3

  2

 1
74
  78

  78

 67
 Langkah-langkah Menentukan KKM
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) ditentukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi, serta kemampuan sumber daya pendukung meliputi warga sekolah, sarana dan prasarana dalam penyelenggaraan pembelajaran. Satuan pendidikan diharapkan meningkatkan kriteria ketuntasan belajar minimal secara terus menerus untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan KKM adalah sebagai berikut:
1. Hitung jumlah Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran setiap kelas.
2. Tentukan kekuatan/nilai untuk setiap aspek/komponen, sesuaikan dengan kemampuan masing-masing aspek:
    a. Aspek Kompleksitas
     Semakin komplek (sukar) KD maka nilainya semakin rendah, tetapi semakin mudah KD maka nilainya semakin tinggi.
    b. Aspek Sumber Daya Pendukung
    Semakin tinggi sumber daya pendukung maka nilainya semakin tinggi.
    c. Aspek Intake
     Semakin tinggi kemampuan awal siswa (intake) maka nilainya semakin tinggi.
3. Jumlahkan nilai setiap komponen, selanjutnya dibagi 3 untuk menentukan KKM setiap KD.
4. Jumlahkan seluruh KKM KD, selanjutnya dibagi dengan jumlah KD untuk menentukan KKM mata pelajaran.
5. KKM setiap mata pelajaran pada setiap kelas tidak sama, tergantung pada kompleksitas KD, daya dukung, dan potensi siswa.